News

Trump Belum Pikirkan Kirim Pasukan ke Iran untuk Intervensi

Moskow (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum memutuskan untuk mengirim pasukan militer ke Iran sebagai bagian dari kemungkinan intervensi, kata seorang pejabat senior Gedung Putih kepada CNN, Minggu.

Trump sendiri masih belum mengambil keputusan final terkait opsi intervensi, begitu laporan tersebut menyebutkan.

The New York Times melaporkan pada Sabtu, mengutip pejabat AS, bahwa Trump sudah mendapat pengarahan soal kemungkinan serangan militer ke Iran menyusul aksi kekerasan terhadap demonstran, dan presiden AS itu disebut tengah menimbang secara serius kemungkinan menyetujui serangan.

Pada Sabtu, Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979, merilis video di X yang menyerukan rakyat Iran untuk turun ke jalan dan menyarankan agar demonstran siap menguasai jalan serta fasilitas strategis.

Protes di Iran sendiri sudah pecah sejak akhir Desember 2025 karena warga khawatir inflasi makin tinggi akibat melemahnya mata uang rial Iran.

Para pengunjuk rasa mengeluhkan kenaikan harga kebutuhan pokok dan barang grosir. Gubernur Bank Sentral Iran Mohammad-Reza Farzin pun mengundurkan diri dan digantikan Abdolnaser Hemmati.

Sejak Kamis lalu, protes makin masif setelah seruan Pahlavi. Video di media sosial memperlihatkan demonstrasi yang luas, sementara internet di Iran sempat terganggu.

Di beberapa kota, protes berujung bentrokan dengan polisi. Para demonstran meneriakkan kritik terhadap pemerintah, dan laporan menyebut ada korban jiwa dari pihak keamanan maupun pengunjuk rasa.

Penerjemah: Katriana
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: